5 Manfaat Tumbuhan Eceng Gondok yang Jarang Diketahui

Posted by on 2016-09-18 - 10:43 AM

Teknokiper.com - Eceng gondok (Eichhornia crassipes) adalah jenis tanaman yang biasanya hidup subur di perairan. Eceng gondok memiliki nama yang berbeda-beda di beberapa daerah seperti kelipuk, ringgak, ilung-ilung, tumpe, dan sebagainya. Tumbuhan eceng gondok memiliki kecepatan tumbuh yang tinggi sehingga dapat menjadi banyak dalam waktu relatif singkat dan memenuhi perairan. Karena pertumbuhannya yang terlalu cepat, tanaman eceng gondong sering dipandang sebagai gulma yang merusak perairan tempatnya berkembang. Karena dampak yang ditimbulkanya terhadap perairan, kehadiran eceng gondok sering kali tidak diinginkan. Padahal, selain memiliki bunga yang indah, eceng gondok juga memiliki beberapa manfaat bagi kehidupan manusia. Pada kesempatan ini, Teknokiper akan memaparkan beberapa manfaat eceng gondok.

Ciri Morfologi Eceng Gondok

Eceng gondok biasa hidup di air, dan terkadang ada juga yang berakar dalam tanah. Jika tumbuh di perairan yang dalam, tanaman eceng gondok akan mengapung dan jika tumbuh di perairan yang dangkal, eceng gondok akan berakar dalam tanah. Tumbuhan ini dapat tumbuh dengan cepat dan menutupi perairan.

Tanaman ini dapat tumbuh hingga ketinggian 0,8 meter. Eceng gondok tidak memiliki batang tetapi ada pangkal daun yang saling timpang menyerupai batang. Daun eceng gondok berbentuk oval dengan batang daun panjang dan menggelembung di bagian pangkalnya. Ujung daun sedikit meruncing dan pangkal daun sedikit lebih bulat dari ujungnya.

Daun eceng gondok berwarna hijau seperti batangnya. Permukaan daun terlihat licin atau mengkilap. Daun eceng gondok termasuk jenis makrofita yang terletak di atas permukaan air. Bagian batang daun eceng gondok yang memiliki rongga udara berfungsi untuk alat pengapung tanaman.

Manfaat eceng gondok

Bunga eceng gondok adalah bunga majemuk berbentuk bulir yang berjumlah enam sampai 35. Bunga eceng gondok berwarna ungu muda dengan corak ungu kebiruan serta memiliki tangkai bunga. Biji eceng gondok berbentuk bulat dan berwarna hitam.

Eceng gondok memiliki jenis akar serabut dan tidak bercabang. Di sepanjang akarnya ditumbuhi oleh serabut akar yang berfungsi seperti jangkar. Struktur akar eceng gondok yang berserabut memungkinkan tanaman ini untuk mengumpulkan lumpur atau partikel yang terlarut dalam air sebagai media tumbuh.

Baca juga : 5 Khasiat Mahkota Dewa untuk Kesehatan dan Cara Meraciknya.

Dampak Negatif Eceng Gondok Bagi Perairan

Sebelum membahasa manfat tanaman eceng gondok, mari kita lihat terlebih dahulu dampak negatif yang ditimbulkan eceng gondok bagi lingkungan perairan. Berikut beberapa dampak negatif eceng gondok.

#1 Menyumbat Saluran Air
Tanaman eceng gondok memiliki kecepatan tumbuh yang sangat cepat sehingga jika pertumbuhannya tidak dikontrol, maka dapat menutupi permukaan air dan menyumbat saluran air. Hal ini tidak hanya berdampak bagi lingkungan biotik perairan tetapi juga bagi manusia.

#2 Mengganggu Eksositem Bawah Air
Ketika eceng gondok tumbuh menyebar dan menutupi sebagian besar perairan, maka ekosistem bawah air akan terganggu atau terancam. Banyaknya eceng gondok yang menutupi permukaan air menyebabkan jumlah cahaya yang masuk ke dalam air semakin berkurang dan tingkat kelarutan oksigen juga akan berkurang. 

#3 Merusak Keindahan Perairan
Ketika eceng gondok tumbuh secara terawat dan berbunga secara serentak memang akan terlihat sangat indah. Akan tetapi, eceng gondok yang tumbuh liar dan tidak terkendali biasanya akan memperlihatka pemandangan yang tidak sedap dipandang. Terlebih jika tidak satupun terlihat berbunga dan benar-benar sepeti rumpu liar yang merusak pemandangan.

#4 Mengganggu Lalu lintas Perairan
Jika perairan tempat tumbuh eceng gondok digunakan sebagai lintasan kapal atau sampan sehari-harinya, maka banyaknya eceng gondok dapat mengganggu lalu lintas perairan. Eceng gondok dapat menghambat laju kapal dan sampan atau bahkan merusak mesinnya.

#5 Menyebabkan Perairan Menjadi dangkal
Pertumbuhan eceng gondok yang tidak terkontrol juga dapat menjadi penyebab kedangkalan perairan. Eceng gondok yang sudah mati akan menjadi sampah dan menumpuk sedikit demi sedikit ke permukaan. Lama-kelamaan, penumpukan itu akan menyebabkan perairan menjadi dangkal.

Baca juga : 5 Manfaat Kandungan Gizi Tahu untuk Kesehatan.

Manfaat Eceng Gondok untuk Kesehatan

Meskipun bisa menimbulkan masalah terhadap lingkungan perairan, jika dikembangkan secara baik, eceng gondok dapat dimanfaatkan untuk beberapa keperluan. Berikut kami simpulkan lima manfaat eceng gondok bagi kehiudpan manusia.

#1 Sebagai Bahan Dasar Membuat Kerajinan
Salah satu manfaat dari eceng gondok bagi kehidupan manusia adalah sebagai bahan dasar membuat kerajinan. Beberapa penduduk di Jawa Tengah dan Jawa Timur memanfaatkan eceng gondok sebagai bahan dasar untuk membuat berbagai produk kerajina bernilai ekonomis seperti tas, topi, dompet, gorden, taplak, sandal, dan sebagainya.

#2 Sebagai Pupuk Organik
Berdasarkan penelitian, eceng gondok diketahui kaya akan asam humat yang menghasilkan senyawa fitohara yang sangat bagus untuk mempercepat pertumbuhan akar pada tanaman. Eceng gondok juga mengandung asam triterpenoid, sianida, alkaloid dan kaya akan kalsium sehingga dapat dimanfaatka sebagai pupuk organik.

Pupuk organik eceng gondok dapat dimanfaatkan untuk memupuk sayuran dan buah-buahan. Pembuatan pupuk organik dari eceng gondong cukup mudah, yaitu hancurkan sejumlah eceng gondok kemudian campur dengan dekomposer. Selanjutnya, diamkan selama beberapa hari agar pupuk organik siap untuk digunakan.

#3 Sebagai Bahan Pakan Ternak
Sudah sejak lama, eceng gondok dimafaatkan sebagai bahan pakan ternak di daerah pedesaan. Ternak yang diberi makan eceng gondok biasanya menjadi lebih gemuk dan sehat. Eceng gondong diketahui mengandung sejumlah vitamin yang baik untuk tubuh seperti vitamin A, B1, dan vitamin C. Selian itu, eceng gondok juga mengandung K, Mg, Na, dan Fe.

#4 Sebagai Bahan Pembuat Kertas dan Biogas
Eceng gondok dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku kertas karena mengandung serat atau selulosa sehingga bisa menjadi alternatif pengganti pohon. Pulp eceng gondok yang dihasilkan berwarna coklat dan dapat diputihkan dengan proses pemutihan (bleaching).

Selain untuk bahan pembuatan kertas, eceng gondok juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuat biogas. Biogas adalah suatu campuran gas-gas yang dihasilkan dari suatu proses fermentasi bahan organik oleh bakteri dalam keadaan anaerobik.

#5 Untuk Media Pertumbuhan Jamur
Selain digunakan sebagai pakan ternak, eceng gondok ternyata juga bisa dimanfaatkan sebagai media pertumbuhan jamur sehingga bisa dijadikan sebagai media alternatif dalam budidaya jamur. Jamur yang dapat tumbuh di media eceng gondok ini adalah jamur merang.

Baca juga : 5 Jenis Tanaman Rumah yang Dapat Dimanfaatkan Sebagai Cat Alami.



0 comments :

Post a Comment